Setiap melakukan sesuatu pasti ada hasilnya baik itu yang positif maupun yang negatif. Baik yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan. Baik itu yang menguntungkan ataupun yang merugikan.
Semua itu tergantung pada cara pandang kita terhadap yang sedang kita alami, dan kadangkala perasaan terlalu sempit dalam memaknai kondisi yang terjadi sehingga memunculkan perasaan gembira, suka, tertawa atau malah sedih, membisu dan menangis atau malah yang muncul rasa kecewa, marah benci dan sakit hati. Ini semua adalah permainan dari bagaimana perasaan memaknai kejadian yang sedang terjadi.
Seringkali kita salah memaknai yang kita hadapi hanya karena memperhitungkan untung rugi, dan itu membuat perasaan bermain terlalu berlebihan sehingga menganggap untung itu menggembirakan dan rugi itu menyedihkan....
Kita tidak menyadari dan tidak mau menelaah lebih dalam lagi apa makna yang tersurat dan yang tersirat.... begitu mudahnya perasaan mengkungkungi keseluruhan kejadian sehingga kita lupa untuk selalu tetap mencari apa, kenapa dan mengapa ini terjadi.
Tuhan adalah Yang Maha Kuasa, segala yang terjadi semua adalah Kuasa Tuhan. Tanpa campur tangan Tuhan dan ijin Tuhan semua tidak akan terjadi. Dengan menyadari hal tersebut semestinya kita akan mejadi manusia yang sadar, manusia yang mau belajar dan selalu Eling pada Besarnya Kuasa Tuhan.
Semua yang terjadi adalah Anugerah Tuhan, selama yang kita kita kerjakan berjalan pada Rel yang benar, berjalan dalam jalan Dharma apapun yang terjadi adalah ANUGERAH. Berhasil 100 % adalah anugerah utama, berhasil 70 % adalah anugerah berhasil 30% persen pun adalah anugerah. Selama kita menyakini dengan keimanan kita bahwa setiap langkah kita tidak bertentangan dengan jalan Dharma, jalannya Kebenaran maka setiap hasil akhir adalah Anugerah.
Selayaknya kita sebagai umatnya, maka setiap Anugerah wajib kita syukuri dengan sepenuh hati. Bersyukur karena kita dikuatkan dalam jalan Dharma, bersyukur tidak ingkar atas setiap perintahNya, bersyukur selalu dalam LindunganNya dan bersyukur di berikan masih di berikan Nafas kehidupan sehingga kita masih bisa untuk berbuat lebih baik dan lebih baik lagi.
Bekerja sepenuh hati dalam jalan Dharma, iklas dan teguh tanpa mengeluh membuktikan kita sebagai manusia yang mempunyai tekad yang kuat, dan berserah serta pasrah akan hasil adalah kewajiban kita karena didalam mencapai hasil ada campur tangan Tuhan. Biarkanlah Kuasa Tuhan yang bekerja atas semuanya. dan terakhir selalu bersyukur, bersyukur dan bersyukur.
Tuhan selalu mencintai umatnya yang teguh, iklas, dan yakin akan Kuasanya. dan umat yang melakukan ini juga akan selalu mendapatkan perlindungan, anugerah dan kebahagiaan.